PASTIBERITA– Pemerintah Kabupaten Empat Lawang bergerak cepat menanggapi musibah kebakaran yang menghanguskan belasan rumah di wilayahnya.
Bantuan darurat langsung disalurkan kepada warga terdampak pada Senin (20/7/2026).Bupati Empat Lawang Dr. H. Joncik Muhamad menugaskan Sekretaris Daerah Fauzan Khoiri Denin, A.P., M.M. untuk meninjau lokasi kejadian sekaligus menyerahkan bantuan kepada para korban.
Kebakaran terjadi pada Minggu (18/7/2026) sekitar pukul 22.00 WIB. Akibat peristiwa itu, 14 rumah terdampak dengan rincian 6 rumah hangus terbakar, 2 rumah rusak berat, dan 6 rumah rusak ringan.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun beberapa warga mengalami luka. Kerugian material ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
“Hari ini Sekda dimandatkan oleh Bupati dan Wakil Bupati untuk melihat langsung kondisi di lapangan karena beliau ada agenda yang belum bisa ditinggalkan,” jelas Fauzan saat berada di lokasi.
Dalam kunjungan tersebut, Sekda Fauzan didampingi Asisten I, Kepala Dinas Kesra, Ketua Tim Percepatan dan Pembangunan, Kabag Umum, BPD, Dinas Sosial, Damkar, Dinas Perkim, Dinas Ketahanan Pangan, Camat, Polsek, Kepala Desa, dan unsur terkait lainnya.
Pemerintah daerah menyalurkan bantuan tanggap darurat berupa paket sembako lengkap, tempat tidur lipat atau velbed, dan bantuan lainnya yang diserahkan langsung kepada warga terdampak.
“Bantuan ini sifatnya tanggap darurat untuk memenuhi kebutuhan dasar para korban yang terdampak dalam musibah bencana kebakaran. Pemerintah hadir untuk memberikan dukungan dan memastikan warga terdampak tetap mendapatkan perhatian,” ujar Sekda Fauzan, Senin (20/7/2026).
Ia menambahkan, Pemkab Empat Lawang akan terus berkoordinasi dengan BPBD dan dinas terkait untuk menindaklanjuti kebutuhan lanjutan bagi warga terdampak, sekaligus memperkuat langkah antisipasi agar kejadian serupa tidak terulang.
“Jangan takut dengan ujian. Ketika Engkau Diuji Berarti Yang Menguji, Allah Sedang Mencintai Kita,” tutup Fauzan.Pemerintah mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama pada malam hari.(RIL)








