Beranda Palembang Sinergi Budaya Nusantara, Pemkot Palembang Dukung Penuh Paguyuban Minang Gelar Event Besar

Sinergi Budaya Nusantara, Pemkot Palembang Dukung Penuh Paguyuban Minang Gelar Event Besar

3
0

PASTIBERITA – Pemerintah Kota Palembang terus memperkuat harmoni keberagaman dengan merangkul berbagai paguyuban etnis. Hal ini terlihat saat Sekretaris Daerah Kota Palembang, Aprizal Hasyim, menerima audiensi Dewan Pimpinan Daerah Solok Saiyo Sakato (S3), yang mewadahi masyarakat Minangkabau di Kota Palembang.

Dalam pertemuan tersebut, Sekda menegaskan bahwa keberagaman yang ada di Palembang merupakan kekuatan besar yang harus dijaga bersama. Ia menyebut, dari sedikitnya sembilan Ikatan Keluarga Minang (IKM), terbentuk identitas multikultural yang menjadi ciri khas kota ini.

“Yang utama adalah menjaga stabilitas keberagaman, dimulai dari hal-hal kecil. Pemerintah kota sangat mendukung kegiatan S3 dan siap memfasilitasi, termasuk penggunaan rumah dinas wali kota,” ujar Aprizal.

Tak hanya itu, ia juga menyampaikan bahwa Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, menyambut baik rencana kegiatan yang akan digelar S3. Bahkan, wali kota disebut sangat peduli terhadap aktivitas kemasyarakatan dan siap berperan aktif dalam agenda tersebut.

Sekda juga mengingatkan pentingnya kolaborasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, terutama di tengah musim hujan, ehingga diperlukan kesadaran bersama untuk menjaga kondisi lingkungan tetap bersih dan nyaman.

Sementara itu, Ketua S3, Irwansyah Masri, mengungkapkan, S3 berencana mengukuhkan pengurus baru pada 1 Mei 2026 di rumah dinas wali kota.
“Kami sangat bersyukur telah diterima dengan baik. Bahkan secara administrasi, rencana kegiatan sudah kami siapkan. Kami juga berencana memberikan gelar kehormatan kepada Bapak Wali Kota sebagai bentuk penghargaan,” ujarnya.

Sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah, S3 juga akan menggelar kegiatan sosial seperti donor darah bekerja sama dengan TNI, serta berpartisipasi dalam kegiatan Car Free Night (CFN) dengan menampilkan seni budaya khas Minangkabau, seperti Rantak dan Silat Harimau.

Irwansyah menambahkan, komunitas Minangkabau di Palembang telah eksis hampir 20 tahun dan memiliki jumlah anggota yang cukup besar. Mereka tergabung dalam berbagai paguyuban yang berada di bawah naungan Badan Musyawarah Keluarga Minangkabau (BMKM) Sumatera Selatan.

“Kami berharap ke depan Pemkot Palembang melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata dapat terus melibatkan kami dalam berbagai event budaya. Banyak potensi seni yang bisa kami tampilkan untuk memperkaya wajah pariwisata kota,” harapnya.

Dengan kolaborasi ini, Palembang diharapkan semakin kuat sebagai kota multikultural yang tidak hanya menjaga harmoni, tetapi juga mampu mengangkat potensi budaya sebagai daya tarik wisata unggulan. (*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini