Beranda Palembang Jadi Pilot Project Kemendagri, Palembang “Jemput Bola” Verifikasi Kependudukan untuk Perlinsos

Jadi Pilot Project Kemendagri, Palembang “Jemput Bola” Verifikasi Kependudukan untuk Perlinsos

0

PASTIBERITA – Pemerintah Kota Palembang memperkuat pelayanan administrasi kependudukan. Langkah ini dilakukan untuk mendukung penyaluran program perlindungan sosial agar lebih tepat sasaran.Penguatan itu ditandai dengan dibukanya kegiatan Rebranding Dukcapil melalui Penyelenggaraan Jemput Bola untuk Verifikasi Kependudukan dalam rangka Perlindungan Sosial, Kamis (13/8/2026).

Acara berlangsung di Ruang Rapat Parameswara, Sekretariat Daerah Kota Palembang. Kegiatan dibuka langsung oleh Pelaksana Harian Sekda Kota Palembang, Sulaiman Amin.

Hadir pula Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri serta Anggota Komisi II DPR RI, Ir. H. Ishak Mekki, M.M.

Dalam sambutannya, Sulaiman Amin mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperluas program Ditjen Dukcapil Kemendagri. Fokus utamanya adalah pemanfaatan Identitas Kependudukan Digital atau IKD.

“Kota Palembang saat ini menjadi salah satu daerah yang masuk dalam Pilot Project Kemendagri. Untuk itu diperlukan sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, serta pihak terkait agar implementasi program tersebut dapat berjalan secara optimal,” kata Sulaiman.

Ia juga mengapresiasi dukungan langsung dari Anggota Komisi II DPR RI, Ir. H. Ishak Mekki, terhadap program ini.Sulaiman menjelaskan, pemanfaatan IKD tidak hanya terkait administrasi kependudukan.

Sistem digital berbasis NIK ini juga terintegrasi dengan program perlindungan sosial.

“Ketika seseorang ingin masuk untuk mendapatkan bantuan sosial melalui NIK dan aplikasi Perlinsos, di sana langsung terverifikasi kelayakannya. Ketika tidak layak maka akan langsung ditolak,” jelasnya.

Menurutnya, penerapan sistem tersebut menjadi langkah strategis meningkatkan akurasi data penerima manfaat. Dengan data kependudukan yang sudah terverifikasi, penyaluran bantuan sosial diharapkan lebih tepat sasaran dan hanya diberikan kepada masyarakat yang benar-benar memenuhi kriteria.

“Dan menurutnya, hal ini dinilainya sangatlah mendukung, sehingga bantuan sosial dapat tersalurkan secara tepat sasaran,” pungkas Sulaiman. (*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini