PASTIBERITA – Pemerintah Kota Palembang terus mendorong penguatan pendidikan dan perlindungan anak melalui kolaborasi berbagai pihak. Hal tersebut disampaikan dalam peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026 yang mengusung tema “Kolaborasi Kebaikan Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan” di Kampung Literasi 26 Ilir, Jalan Brigjen H.M. Dhani Effendi, Kelurahan 26 Ilir, Kecamatan Bukit Kecil, Palembang, Rabu (22/7/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Staf Ahli Wali Kota Palembang Bidang Pemerintahan, Sosial, dan Kemasyarakatan, Sadrudin Hajar, yang mewakili Wali Kota Palembang.
Dalam sambutan Wali Kota Palembang yang disampaikan Sadrudin Hajar, Pemerintah Kota Palembang memberikan apresiasi kepada pengelola Kampung Literasi 26 Ilir, HIMPAUDI Kecamatan Bukit Kecil, serta seluruh masyarakat dan pihak terkait yang telah berkolaborasi menyelenggarakan kegiatan positif dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional 2026.
Pendidikan dan pengasuhan anak dinilai bukan hanya menjadi tanggung jawab orang tua, melainkan merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. Anak-anak perlu mendapatkan dukungan untuk tumbuh menjadi generasi yang sehat, memiliki kemampuan berpikir, mampu berkomunikasi dan berkolaborasi, serta memiliki karakter yang kuat dalam menghadapi perkembangan zaman.
Keberadaan Kampung Literasi juga dinilai memiliki peran strategis dalam memberikan ruang belajar sekaligus mengembangkan potensi anak-anak. Kampung Literasi tidak hanya menjadi tempat untuk memperoleh pengetahuan, tetapi juga menjadi wadah pengembangan kreativitas, karakter, dan kemampuan anak yang merupakan investasi penting bagi masa depan bangsa dan negara.
Upaya membangun generasi menuju Indonesia Emas 2045 membutuhkan dukungan terhadap pendidikan yang layak, perlindungan anak dari berbagai bentuk kekerasan dan perundungan, serta pemberian kesempatan yang luas bagi anak untuk mengembangkan potensi diri dalam lingkungan yang sehat, aman, nyaman, dan penuh kasih sayang.
Momentum Hari Anak Nasional 2026 juga menjadi pengingat bagi seluruh anak untuk terus bersemangat belajar, menghormati orang tua dan teman, serta mengisi masa pertumbuhan dengan berbagai kegiatan positif yang dapat mendukung masa depan mereka.
Sementara itu, Ketua Kampung Literasi 26 Ilir, Ocha Teresia, menyampaikan laporan mengenai perkembangan Kampung Literasi yang telah berdiri selama lima tahun. Keberadaan Kampung Literasi tersebut terus dikembangkan sebagai ruang edukasi dan pembinaan bagi anak-anak di lingkungan sekitar.
Dalam perkembangannya, Kampung Literasi 26 Ilir juga memperoleh dukungan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR dari Pertamina selama tiga tahun terakhir. Dukungan tersebut turut membantu pengembangan berbagai kegiatan pendidikan dan pembinaan anak di kawasan tersebut.
Kampung Literasi 26 Ilir diharapkan mampu mengubah citra lingkungan rumah susun menjadi kawasan yang memiliki inovasi dan kegiatan positif bagi anak-anak, khususnya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di wilayah tersebut.
Pengembangan Kampung Literasi juga melibatkan berbagai unsur dalam masyarakat, termasuk mahasiswa yang turut berperan dalam mendampingi dan memberikan pendidikan kepada anak-anak binaan. Kolaborasi tersebut menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak sekaligus memperkuat budaya literasi di masyarakat.
Peringatan Hari Anak Nasional 2026 di Kampung Literasi 26 Ilir menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, masyarakat, dunia pendidikan, dunia usaha, mahasiswa, dan berbagai pihak lainnya dalam memberikan perlindungan serta ruang tumbuh yang optimal bagi anak-anak.
Melalui semangat kolaborasi, Kampung Literasi diharapkan dapat terus berkembang menjadi ruang edukasi yang inklusif dan ramah anak, sekaligus menjadi bagian dari upaya bersama dalam menyiapkan generasi Palembang yang cerdas, berkarakter, kreatif, dan siap menghadapi tantangan masa depan.(ril)








