Beranda Palembang Opening Desa Qur’an: Program Sekolah Gratis Hanya Dengan Membawa Sampah

Opening Desa Qur’an: Program Sekolah Gratis Hanya Dengan Membawa Sampah

5
0

PASTIBERITA – Suasana penuh khidmat dan semangat menyelimuti Destinasi Wisata (Desa) Qur’an, dalam perhelatan akbar Opening Desa Qur’an Festival II yang resmi dibuka sebagai ajang menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Jumat (20/2).

Acara yang dipusatkan di area Sekolah Qur’anpreneur Indonesia (SQI), tepatnya di Jalan Lebak Jaya III, Kelurahan Sungai Selayur ini mengusung tema kolaborasi dengan menghadirkan 100 Tokoh Inspiratif Sumatera Selatan.

Kehadiran para tokoh inspiratif bertujuan untuk memotivasi para siswa, agar tidak hanya fasih menghafal Al-Quran, tetapi juga memiliki jiwa kewirausahaan sesuai dengan visi sekolah.

Asisten II Setda Kota Palembang Isnaini Madani, mengatakan bahwa Sekolah Qur’anpreneur Indonesia memiliki terobosan yang sangat luar biasa, yang mana setiap siswa tidak dipungut biaya Sekolah, mereka hanya diminta oleh guru membawa sampah organik atau sampah rumah tangga sebagai pengganti uang iuran perbulan.

“Sebagai pengganti uang iuran Sekolah, para siswa diwajibkan membawa sampah organik rumah tangga sebanyak 3 kilogram perbulannya, yang mana sampah tersebut akan didaur ulang untuk dijadikan sesuatu yang bermanfaat, ini sebuah langkah yang sangat bagus, kreatif dan bermanfaat,” jelasnya.

Tak hanya itu saja, Isnaini yang telah berkeliling Sekolah juga mengatakan, bahwa Sekolah Qur’anpreneur Indonesia memiliki gebrakan yang patut dicontoh.

Disampaikannya, dari Bank Sampah yang ada di Sekolah Qur’anpreneur Indonesia, para siswa diajarkan untuk menyulap sampah rumah tangga seperti sisa nasi, sayur dan sampah buah menjadi kompos atau pupuk organik dan cairan nutrisi tanaman organik.

Hasil daur ulang tersebut kemudian dijual kepada masyarakat dan uangnya disisihkan untuk biaya operasional siswa seperti buku, pensil dan peralatan belajar lainnya.

“Kita berikan apresi yang tingginya terhadap apa yang telah terapkan oleh seluruh pengurus Sekolah Qur’anpreneur Indonesia, semoga semakin sukses dan apa yang telah dilakukan menjadi amal saleh,” terang Isnaini.

Sementara itu Kepala Destinasi Wisata (Desa) Qur’an Muhammad Syafi’i, membenarkan bahwa Sekolah Qur’anpreneur Indonesia yang mendidik Siswa SD dan SMP ini memiliki Bank Sampah serta para siswa yang bersekolah tidak dipungut biaya, sebagai gantinya hanya diwajibkan membawa sampah organik rumah tangga.

Disampaikannya, selain pelajaran umum dan pengelolaan sampah organik Sekolah Qur’anpreneur Indonesia juga mengajarkan keahlian lain seperti penanaman sayuran seperti kangkung, buah – buahan.

“Kita berharap kedepannya dari sekolah ini akan melahirkan sesuatu yang besar, dengan generasi berakhlak serta bermanfaat bagi orang banyak, dan bagi para orangtua diluar sana yang ingin mendaftarkan anaknya di Sekolah Qur’anpreneur Indonesia cukup dengan membawa KK, KTP serta surat keterangan tidak mampu dari pejabat yang berwenang,” ungkapnya.

Acara Opening Desa Qur’an Festival II sendiri akan sampai puncaknya pada tanggal 13 Maret 2026 dengan khataman 30 juz serta doa Akbar bersama 389 anak yatim dan dhuafa penghafal Al-Quran.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini